Laman

Jumat, 08 November 2013

Normalisasi Ciliwung Terkendala Persetujuan Menkeu

VIVAnews - Normalisasi Kali Ciliwung terkendala oleh belum keluarnya persetujuan dari Menteri Keuangan. Padahal, saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, ketika ditemui di Jakarta, Jumat 8 November 2013, khawatir meluapnya beberapa kali yang ada di Jakarta, khususnya Kali Ciliwung.

Djoko mengaku kesal dengan terhentinya normalisasi Kali Ciliwung, karena menunggu keputusan Menteri Keuangan. Dia pun menuturkan, sudah menanyakan hal ini kepada Menkeu.

“Saya bertanya, kenapa proyek sudah siap, anggaran sudah ada, saya sudah setuju, pemenang tender sudah ada, tetapi proyek normalisasi tidak bisa jalan,” ungkapnya.

Proyek normalisasi Kali Ciliwung sebanyak empat paket ini, menurut dia, membutuhkan surat keputusan tahun jamak dari Menteri Keuangan, agar bisa dilaksanakan. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan proyek tersebut akan disetujui.

Dia menuturkan, kementeriannya saat ini mengajukan gugatan mengenai kewenangan penentuan proyek tahun jamak oleh Menteri Keuangan. Menkeu dinilai ragu-ragu mengambil keputusan.

Djoko menjelaskan, proyek normasilasi sungai ini harus secepatnya diselesaikan. Karena, selain kondisi cuaca yang sudah mulai memasuki musim penghujan, normalisasi tersebut juga akan terkendala masalah teknis lainnya.

Salah satunya yakni pemindahan warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung. Tugas ini, menurut dia, dilakukan oleh Pemprov DKI dan selama ini selalu menjadi hal yang sulit sebelum memasuki tahap konstruksi.

Dalam proyek normalisasi Kali Ciliwung, dia menambahkan, sudah ada pemenang tendernya sebanyak empat paket, dengan satu paket bernilai Rp300 miliar. (art)


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar